PROMO

Senin, 21 November 2011

Kisah Bersedekah


Dimanakah letak kedahsyatan hamba-hamba Allah yang bersedekah? Dikisahkan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Turmudzi dan Ahmad, sebagai berikut :
Tatkala Allah SWT menciptakan bumi, maka bumi pun bergetar. Lalu Allah pun menciptkana gunung dengan kekuatan yang telah diberikan kepadanya, ternyata bumi pun terdiam. Para malaikat terheran-heran akan penciptaan gunung tersebut. Kemudian mereka bertanya? “Ya Rabbi, adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari pada gunung?”
Allah menjawab, “Ada, yaitu besi” (Kita mafhum bahwa gunung batu pun bisa menjadi rata ketika dibor dan diluluhlantakkan oleh buldozer atau sejenisnya yang terbuat dari besi).
Para malaikat pun kembali bertanya, “Ya Rabbi adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari pada besi?” Allah yang Mahasuci menjawab, “Ada, yaitu api” (Besi, bahkan baja bisa menjadi cair, lumer, dan mendidih setelah dibakar bara api).

Bertanya kembali para malaikat, “Ya Rabbi adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari pada api?”
Allah yang Mahaagung menjawab, “Ada, yaitu air” (Api membara sedahsyat apapun, niscaya akan padam jika disiram oleh air).
“Ya Rabbi adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari air?” Kembali bertanya para malaikta.

Allah yang Mahatinggi dan Mahasempurna menjawab, “Ada, yaitu angin” (Air di samudera luas akan serta merta terangkat, bergulung-gulung, dan menjelma menjadi gelombang raksasa yang dahsyat, tersimbah dan menghempas karang, atau mengombang-ambingkan kapal dan perahu yang tengah berlayar, tiada lain karena dahsyatnya kekuatan angin. Angin ternyata memiliki kekuatan yang teramat dahsyat). Akhirnya para malaikat pun bertanya lagi, “Ya Allah adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih dari semua itu?”

Allah yang Mahagagah dan Mahadahsyat kehebatan-Nya menjawab, “Ada, yaitu amal anak Adam yang mengeluarkan sedekah dengan tangan kanannya sementara tangan kirinya tidak mengetahuinya.”
Artinya, orang yang paling hebat, paling kuat, dan paling dahsyat adalah orang yang bersedekah tetapi tetap mampu menguasai dirinya, sehingga sedekah yang dilakukannya bersih, tulus, dan ikhlas tanpa ada unsur pamer ataupun keinginan untuk diketahui orang lain.

Santunan Anak Yatim Di Desa Kesehatan - Karang Baru - Kuala Simpang - Aceh Tamiang










Puji syukur dan Alhamdulillah sumbangan untuk anak yatim di desa Kesehatan kecamatan Karang Baru, Kuala simpang - Aceh Tamiang telah di salurkan pada tanggal 13 November 2011, smoga Allah mencurahkan Rahmat dan hidayahnya bagi kita semua, amin....

Santunan di desa Paya Bedi - Rantau - Kuala simpang - Aceh Tamiang






Puji syukur dan Alhamdulillah sumbangan untuk anak yatim di desa Paya Bedi kecamatan Rantau, Kuala simpang - Aceh Tamiang telah di salurkan, smoga Allah mencurahkan Rahmat dan hidayahnya bagi kita semua, amin....

1001 BERKAH ANAK YATIM


Sebuah anugrah yang luar biasa jika kita mampu membawa anak yatim ke dalam rumah kita. Rumah – rumah yang dicintai Allah ialah rumah yang di dalamnya terdapat anak yatim yang dimuliakannya.

Buku 1001 berkah anak yatim adalah buku yang dapat menggugah jiwa kita untuk segera menyisihkan sebagian rezeki kita untuk menyantuni anak yatim, karena dalam buku ini penulis yang saat ini sedang aktif di pondok pesantren anak yatim menceritakan beragam kisah anak yatim yang menggetarkan jiwa.

Misalnya kisah tentang anak-anak yatim korban dari tsunami, trauma seorang anak yatim bernama Badrun yang menjadi saksi bisu pembantaian dan pemerkosaan ibu dan adiknya, kisah Muchtar yang ayahnya meninggal sejak dia masih dalam kandungan, dan beragam kisah lainnya. Buku ini juga menceritakan beragam kisah para penyantun anak yatim, keajaiban-keajaiban yang mereka rasakan setelah menyantuni anak yatim dan kisah-kisah setelah menyia-nyiakan anak yatim.

Misalnya kisah dari Halimatus Sa’diyah (Ibu Panti pertama) setelah menyusui satu ruh yang berkah (Rosulullah SAW), keledai beliau mampu mengejar dan melampaui semua hewan milik orang yang datang sebelumnya, atau kisah dari seorang tunanetra yang mampu mencukupi semua kebutuhan istri dan 4 anaknya ditambah seorang anak yatim dengan hanya mengandalkan keahliannya sebagai tukang pijat, atau kisah dari seorang yang berumur 30 lebih, bertemu jodohnya dan menikah setelah menyantuni anak yatim, dan bahkan kisah dari penulis sendiri yang mampu pergi haji setelah menjadi pengasuh pondok pesantren anak yatim. Buku ini tidak hanya akan menggiring Anda untuk memahami nikmatnya berbagi, tetapi juga akan mengajak Anda meraih 1001 keberkahan, baik di dunia maupun di akhirat kelak.

Diantara anugrah yang Allah berikan kepada penyantun anak yatim, yaitu :
1. mengundang rezeki dan melimpahnya keberkahan
2. berkedudukan dekat dengan Rosulullah di surga (HR. Bukhori)
3. menjadikan rumah tangga yang paling dicintai Allah (HR Thabrani)
4. melunakkan hati dan memenuhi kebutuhan (HR Thabrani)
5. diharuskan masuk surga (HR Tirmidzi)
6. melepaskan label pendusta agama (Al Ma’un :1-3)

Dalam buku ini penulis juga memberikan panduan praktis bagi Anda yang ingin menyantuni anak yatim, yaitu :
1. Mencari tahu tentang panti-panti yatim yang amanah
2. Menyantuni anak yatim dengan cara mengambil dan merawatnya dalam satu atap
3. Setiap bulan harus menyiapkan anggaran belanja keluarga khusus untuk satu anak yatim yang sama

Setelah membaca buku ini penulis berharap, anda mendapat gambaran sebagian derita kehidupan dari sebagian saudara kita (anak yatim), sehingga jika anda saat ini memiliki kemampuan lebih, segera tergerak untuk memberikan santunan ataupun sekedar kasih sayang atau perhatian pada mereka, agar anda juga menyadari betapa banyaknya keberkahan yang akan anda rasakan baik di dunia maupun di akhirat. Orang yang bahagia adalah yang bisa membahagiakan anak yatim. Tertawa mereka dapat membuka pintu rida Allah Swt.